Minggu, 25 Maret 2012

10 Antivirus Terbaik untuk Android

Semakin populernya sebuah platform, maka semakin banyak pula yang menciptakan virus untuk platform tersebut. Begitu juga platform Android yang semakin lama semakin memiliki banyak pengguna. Berbagai virus pun akhirnya muncul dengan berbagai tujuan yang merugikan bagi penggunanya. Jika anda pemilik perangkat android, baik itu tablet ataupun handphone, maka sebaiknya anda menginstall antivirus terbaik untuk android. Berdasarkan penelitian AVTest 15 maret 2012 lalu, perkembangan virus android terlihat melonjak dengan sangat signifikanPerkembangan tersebut disinyalir akan terus menginkat seiring dengan semakin banyaknya pengguna Android.
Antivirus Terbaik untuk Android
AVTest, lembaga independen peneliti antivirus, telah melakukan penelitian terhadap 41 antivirus untuk android dan mencari yang terbaik diantara antivirus-antivirus tersebut. Mereka menguji 41 antivirus untuk android dengan lebih dari 18 klan virus dan malware ganas.Inilah 41 antivirus untuk android yang diuji pada pencarian antivirus terbaik untuk android ini :
  1. avast! Free Mobile Security
  2. Dr.Web anti-virus Light
  3. F-Secure Mobile Security
  4. IKARUS mobile.security LITE
  5. Kaspersky Mobile Security
  6. Lookout Security & Antivirus
  7. McAfee Mobile Security
  8. MYAndroid Protection
  9. NQ Mobile Security
  10. Zoner AntiVirus Free
  11. AegisLab Antivirus Free
  12. AVG Mobilation Anti-Virus Free
  13. Bitdefender Mobile Security
  14. BullGuard Mobile Security
  15. Comodo Mobile Security
  16. ESET Mobile Security
  17. Norton Mobile Security Lite
  18. Quick Heal Mobile Security
  19. Super Security
  20. Total Defense Mobile Security
  21. Trend Micro Mobile Security
  22. Vipre Mobile Security (BETA)
  23. Webroot SecureAnywhere
  24. BluePoint Security Free
  25. G Data Mobilesecurity
  26. Kinetoo Malware Scan
  27. ALYac Android
  28. Android Antivirus
  29. Android Defender Virus Shield
  30. Antivirus Free
  31. BlackBelt AntiVirus
  32. CMC Mobile Security
  33. Fastscan Anti-Virus Free
  34. GuardX Antivirus
  35. MobiShield Mobile Security
  36. MT Antivirus
  37. Privateer LITE
  38. Snap Secure
  39. TrustGo Mobile Security
  40. LabMSF Antivirus beta
  41. MobileBot Antivirus
Inilah 18 virus dan malware ganas yang diujikan untuk 41 antivirus android tersebut :
  1. Adrd
  2. BaseBrid
  3. Boxer
  4. DoDrae
  5. Exploit.Lotoor
  6. FakeInst
  7. Geinimi
  8. Glodream
  9. Gonca
  10. Jifake
  11. Kmin
  12. KungFu
  13. Nickspy
  14. Opfake
  15. Rooter
  16. SerBG
  17. Xsider
  18. YZHC
  19. virus dan malware lainnya
Setelah AVTest melakukan pengujian dengan seksama, hasilnya ditemukan 10 antivirus terbaik untuk android!
Antivirus Terbaik untuk Android
Kesepuluh antivirus tersebut mampu mendeteksi dan mengatasi lebih dari 90% virus dan malware ganas android. Berikut ini adalah 10 antivirus terbaik untuk android tersebut (plus link download untuk antivirus yang bisa digunakan secara gratis)
  1. Download avast! Free Mobile Security
  2. Dr.Web anti-virus Light
  3. F-Secure Mobile Security
  4. IKARUS mobile.security LITE
  5. Kaspersky Mobile Security
  6. Lookout Security & Antivirus
  7. McAfee Mobile Security
  8. MYAndroid Protection
  9. NQ Mobile Security
  10. Zoner AntiVirus Free

Tips Foto Makro Dengan Kamera Saku


Saya rasa banyak sekali tulisan yang membahas tentang tips memotret makro dengan menggunakan kamera SLR, tapi jika anda belum memiliki kamera SLR jangan berkecil hati. Kamera saku juga mampu menghasilkan foto makro (close – up).
Meskipun hasilnya tidak akan sedahsyat jika memggunakan kamera SLR (apalagi jika menggunakan lensa khusus untuk makro), anda tetap bisa memotret dan menghasilkan foto makro yang indah hanya dengan menggunakan kamera saku. Anda bisa lihat foto-foto yang ada di artikel ini, semua dihasilkan dengan kamera saku. Bagus bukan?
Pengen tahu tips-nya? silahkan:
Gunakan Mode Makro
Pilih mode ini jika anda ingin memaksimalkan fitur makro yang sudah di setel oleh produsen kamera saku. Mode makro biasanya disimbolkan dengan ikon bunga di kamera anda. Jika anda memilih mode ini, anda memberitahu kamera bahwa anda ingin memotret dengan jarak fokus yang lebih dekat dibanding biasanya (jarak fokus terdekat biasanya berbeda dari kamera satu ke kamera lainnya). Mode makro juga berarti kamera akan memilih aperture yang besar, sehingga obyek dalam fokus akan tajam sementara background-nya sedikit kabur.
Gunakan Tripod
Meskipun anda hanya menggunakan kamera saku, tripod sangat membantu ketajaman foto makro anda. Selain mengurangi goyangan kamera, tripod juga membantu anda dalam membangun komposisi dan sudut pemotretan yang lebih oke.
Setting Aperture
Jika kamera saku anda memiliki fitur untuk mengubah setting aperture saat dalam mode makro, bereksperimenlah dengan mengubah besaran aperture – f/x. Pilih angka x yang besar jika anda ingin bidang fokus yang luas (semua tampak fokus), atau pilih x yang kecil jika anda hanya ingin bidang fokus yang sempit (sehingga area diluar titik fokus tampak kabur).
Fokus
Jika memungkinkan, gunakan setting manual focus, sehingga anda lebih leluasa menentukan dimana titik yang ingin anda anggap sebagai titik fokus. Biasanya dalam mode makro, settingan fokus manual akan jauh lebih mudah dilakukan dibanding auto fokus.
Komposisi
Baca lagi tips tentang komposisi. Usahakan anda menggunakan background yang simpel dan tidak terlalu sibuk sehingga foto akhir nanti akan lebih enak dilihat.
Lighting
Menggunakan flash di kamera saku justru akan menghasilkan foto yang tidak terlalu bagus. Matikan flash dan manfaatkan cahaya matahari tidak langsung, misalnya cahaya dari jendela atau saat mendung. Cahaya matahari langsung akan terlalu keras untuk kamera anda. Anda juga bisa memanfaatkan reflektor sederhana misalnya kertas putih, styrofoam atau alumunium foil untuk menerangi obyek yang terlalu gelap.
Gunakan timer
Manfaatkan timer yang ada di kamera saku anda sehingga gambar yang dihasilkan jauh lebih tajam. Saat jari memencet tombol shutter di kamera, maka goyangan kamera akan membuat foto anda tidak tajam, untuk itulah timer akan sangat berguna karena kita bisa mengaktifkan kamera tanpa harus memencet tombol shutter. Anda membutuhkan tripod supaya lebih enak dalam memanfaatkan timer.

Tips Sederhana Fotografi Makro Untuk Pemula

Belakangan ini saya melihat fenomena yang cukup menarik. Setiap saya berkunjung ke galeri foto salah satu komunitas fotografi Indonesia, saya melihat adanya foto serangga yang cukup mendominasi di setiap halamannya. Ya,fotografi makro sepertinya mulai banyak peminatnya.
Meski terlihat sederhana, ternyata fotografi makro tak segampang yang terlihat. Mendapatkan foto serangga dari jarak dekat bukanlah perkara mudah. Belum lagi kebanyakan serangga antipati dengan keberadaan manusia. Mereka selalu berlari atau bahkan terbang jika didekati.
Oleh karena itu, ada beberapa tips sederhana yang mungkin dapat membantu fotografer pemula untuk mengeksekusi foto makro. Semoga dapat bermanfaat. Dan jika ada yang ingin menambahkan, silahkan tulis di kolom komentar, nanti akan diupdate.
Hey You, Help Me With This!Usahakan untuk menggunakan lensa khusus makro/mikro
Lensa khusus makro sudah didesain untuk spesialisasi fotografi makro. Lensa tipe ini biasanya memiliki perbesaran 1:1 atau bahkan lebih. Namun sayang, lensa makro identik dengan harga yang mahal. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan alternatif lain seperti menggunakan extension tube, reverse ring atau filter close up.
Gunakanlah Aperture Sempit
Mengeksekusi foto makro biasanya dilakukan dengan jarang yang sangat dekat. Dan foto yang dihasilkan akan memiliki ruang tajam (DoF) yang sangat sempit. Oleh karena itu, gunakanlah aperture sempit (f/8 keatas) untuk memperluas ruang tajam yang didapat.
Cobalah untuk tidak menggunakan ISO tinggi
Jika alat yang anda pergunakan tidak memungkinkan mendapatkan perbesaran yang wah, dan berniat melakukan perbesaran dengan cara cropping, cobalah untuk tidak menggunakan ISO terlalu tinggi. ISO yang terlalu tinggi akan menimbulkan grain pada hasil foto, terlebih ketika anda melakukan cropping. Grain juga cenderung mengurangi ketajaman foto.
Pastikan kamera tidak shake/goyangMacro Lady Bug
DoF yang sempit pada foto makro berdampak pada susahnya untuk melakukan fokus pada objek. Sedikit guncangan saja, maka fokus dipastikan dapat meleset. Untuk mengatasi ini, pastikan kamera tidak mengalami shake ketika akan melakukan eksekusi. Anda dapat menggunakan tripod jika ingin. Namun jika saya sendiri, saya mengatasi ini dengan menggunakan speed tinggi diatas 1/125. Hal ini juga berguna untuk mengantisipasi pergerakan serangga.
Gunakan bantuan cahaya lampu flash
Foto makro yang dihasilkan dengan cahaya alami tentu saja sangat baik. Namun saya jarang sekali dapat mengeksekusi foto makro dengan setingan aperture sempit – ISO rendah – speed tinggi tanpa bantuan flash.
Jika anda tidak memiliki external flash, anda dapat menggunakan internal flash pada kamera. Cobalah untuk kreatif dengan membuat diffuser sendiri dari kotak odol dan kertas tisu. Itu sangat membantu.
Cobalah untuk selalu menggunakan manual fokus
Untuk mendapatkan perbesaran maksimal, cobalah untuk selalu menggunakan manual fokus. Caranya, setting lensa anda pada manual fokus, dan gunakan titik fokus terdekat. Lalu temukan fokus yang tepat dengan memaju-mundurkan lensa di depan objek hingga mendapatkan fokus yang pas.